Meningkatkan Kualitas Dan Produktivitas Bisnis Yang Penuh Tantangan


Add Caption
www.myallona.online


Tom Rossi mengelola bisnis yang penuh tantangan. Ia menjalankan sebuah pabrik lampu pijar di Mattoon,Illnoos, General Electric. Bisnisnya telah melihat adanya persaingan yang ketat dari perusahaan - perusahaan di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, bahkan Cina. Untuk bertahan ia harus melakukan perampingan, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki kualitas.

Dan ia sukses, selama periode lima tahun terakhir, pabrik Matton memperoleh peningkatan rasio produktivitas, biaya tahunan rata - rata sekitar delapan persen.

Semakin banyak manajer berhadapan dengan tantangan seperti yang dihadapi oleh Tom Rossi. Mereka harus memperbaiki  produktivitas organisasi mereka dan kualitas produk dan jasa yang mereka tawarkan. Dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas, mereka menerapkan beberapa program seperti Manajemen Mutu Terpadu dan Rekayasa Ulang, Program - Program yang membutuhkan keterlibatan karyawan yang luas.

Manajemen Mutu Terpadu (TQM) adalah filosofi manajemen yang digerakkan oleh upaya konstan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan melalui perbaikan  berkelanjutan pada semua organisasi.

TQM memiliki implikasi  pada OB karena TQM menuntut para karyawan untuk turut memikirkan apa yang mereka lakukan, dan menjadi lebih terlibat dalam keputusan - keputusan di tempat kerja.


Demikian ulasan kita di atas, poin kita adalah bahwa para manajer saat ini mengerti bahwa keberhasilan dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas harus mengikutsertakan karyawan mereka.

BACA JUGA :

www.DomaiNesia.com

Comments

SPONSORED