Variabel Budaya Berorganisasi


Add Caption
www.myallona.online


Organisasi yang inovatif cenderung memiliki budaya yang sama. Organisasi tersebut mendorong hal-hal yang bersifat eksperimen. Organisasi tersebut akan menghargai eksperimen yang berhasil ataupun yang gagal, dan tidak mempermasalahkan kesalahan - kesalahan.

Sayangnya, di dalam kebanyakan organisasi, orang - orang dihargai berdasarkan ketidak hadiran mereka dalam suatu kegagalan bukan berdasarkan kehadiran mereka dalam suatu keberhasilan.

Variabel budaya juga membedakan penetapan risiko dan inovasi. Orang - orang di dorong untuk mencoba ide - ide baru pada saat mereka merasa tidak ada sanksi yang pasti terhadap percobaan ide - ide tersebut.


Demikian ulasannya,,semoga bermanfaat.

BACA JUGA :

Comments

SPONSORED