Pengendalian,Mengarahkan, Dan Menilai Strategi Management



Strategi - strategi adalah berpandangan ke depan, didesain untuk dicapai dalam beberapa tahun pada masa yang akan datang, berdasarkan asumsi - asumsi manajemen, mengenai berbagai kejadian yang belum terjadi hingga sekarang.

Bagaimana manajer mengendalikan strategi? 

Pendekatan tradisional terhadap pekerjaan selesai, manajer menilai pekerjaan tersebut dan kemudian menggunakan penilaian tersebut, sebagai masukan untuk mengendalikan pekerjaan berikutnya.

Walaupun pendekatan ini berguna, akan tetapi ia tidak tepat sebagai alat untuk mengendalikan suatu strategi. Pelaksanaan penuh dari suatu strategi sering memakan waktu 5 tahun atau lebih, selama waktu tersebut banyak perubahan - perubahan terjadi, yang mempunyai pengaruh besar terhadap keberhasilan akhir strategi.

Sebagai konsekuensinya, pendekatan tradisional untuk pengendalian harus diganti dengan suatu pendekatan yang mengakui kebutuhan pengendalian yang unik dari strategi jangka panjang.

Pengendalian strategik berkaitan dengan menelusuri strategi, ketika strategi tersebut diterapkan, mendeteksi masalah - masalah atau perubahan - perubahan dalam premis - premis yang mendasarinya, dan melakukan penyesuaian - penyesuaian yang diperlukan. Berlawanan dengan pengendalian setelah kejadian (postaction control), pengendalian strategik berkaitan dengan mengarahkan tindakan - tindakan untuk kepentingan strategi, ketika tindakan tersebut terjadi dan pada saat hasil akhir masih beberapa tahun lagi. 

Manajer yang bertanggungjawab untuk keberhasilan suatu strategi secara tipikal memberi perhatian pada 9 kumpulan pertanyaan, yaitu :
  1. Apakah kita bergerak pada arah yang benar? 
  2. Apakah terjadi kegagalan dalam hal penting?
  3. Apakah asumsi - asumsi mengenai kecenderungan - kecenderungan utama dan perubahan - perubahan benar? 
  4. Apakah kita melakukan hal - hal kritikal yang perlu dilakukan? 
  5. Apakah kita menyesuaikan dan menggugurkan strategi?
  6. Bagaimana kita berprestasi? 
  7. Apakah tujuan dan rencana akan dicapai? 
  8. Apakah biaya, pendapatan, dan arus kas berpadanan dengan proyeksi? 
  9. Apakah kita perlu melakukan perubahan operasional?

Perlu anda ketahui bahwa semua pertanyaan di atas telah terjawab semuanya pada artikel - artikel terbitan sebelumnya. Pengendalian strategik, ditambah dengan pengendalian operasional tertentu, didesain untuk menjawab pertanyaan - pertanyaan ini.


Demikian Ulasan Kita Saat Ini, Tentunya Masih Banyak Kelemahan Dan Kekurangan Dalam Artikel Ini, Maka Kami Mengharapkan Komentar Dari Anda !
Semoga Bermanfaat !

BACA JUGA :

www.DomaiNesia.com

SPONSORED