Penyebaran Dan Pertambahan Jumlah Organisasi Koperasi Modern Di Negara Berkembang



Di negara - negara jajahan penyebaran organisasi modern telah dilakukan terutama karena nilai - nilai koperasi sesuai dengan kebutuhan saat itu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat atau untuk dijadikan alat penguasa kolonial dalam mengumpulkan hasil kekayaan pribumi.

Berbagai prakasa untuk mengembangkan organisasi khususnya koperasi pertanian telah dilakukan beberapa negara jajahan di Asia, Afrika dan Amerika Selatan. Pemerintah Kolonial seringkali  menghindari perkembangan - perkembangan organisasi koperasi modern  yang diprakasai oleh penduduk setempat, kecuali di daerah - daerah di mana tinggal para petani Eropa.

Membentuk koperasi dikalangan sendiri, dan juga di daerah - daerah di mana terdapat hubungan antara koperasi dan pergerakan kemerdakaan (misalnya di Indonesia dan di Kenya). Ini dilakukan terutama karena para penjajah khawatir koperasi dijadikan ajang politik penduduk pribumi untuk menentang kolonialisme.

Selama periode 1950 - 1970, penyebaran dan pertambahan jumlah koperasi medern terjadi di banyak negara berkembang. Pemerintah dari negara - negara di Afrika yang baru merdeka, demikian pula pemerintah di negara - negara di Asia dan Amerika Selatan mulai mendorong pembentukan organisasi koperasi dan memanfaatkannya sebagai sarana pembangunan di bidang pertanian.

Sejumlah kesimpulan dan rekomendasi telah dikeluarkan oleh organisasi - organisasi Internasional mengenai peranan penting yang dapat dimainkan oleh organisasi koperasi dalam pembangunan sosial ekonomi dan mengusulkan pemerintah - pemerintah untuk mendorong perintisan dan pengembangan organisasi - organisasi swadaya.


Demikian Pembahasan Kita !!!
Semoga Bermanfaat !!!

BACA JUGA :

SPONSORED