Prinsip - Prinsip Pelopor Organisasi Koperasi Dalam Perkembangan Koperasi



Pelopor - pelopor organisasi koperasi dari Rochdale misalnya, telah memberikan andil yang cukup besar dalam perkembangan koperasi. Aturan - aturan yang mulanya disusun hanya sekedar petunjuk tentang bagaimana seharusnya suatu pokok koperasi konsumen yang baik diorganisasi dan dijalankan oleh para anggotanya sendiri kemudian meniadi prinsip - prinsip Koperasi Rochdale yang diiadikan dasar kegiatan oleh berbagai koperasi di dunia.

Prinsip - prinsip tersebut adalah :
  1. Keanggotaan yang bersifat terbuka (open memberships and voluntary)
  2. Pengawasan secara demokratis (democratic control)
  3. Bunga yang terbatas atas modal (limited interest of capital)
  4. Pembagian SHU yang sesuai dengan jasa anggota (proportional distribution of surplus)
  5. Penjualan dilakukan sesuai dengan harga pasar yang berlaku dan secara tunai (trading in cash)
  6. Tidak ada diskriminasi berdasarkan ras, suku, agama dan politik (political, racial, religious netrality)
  7. Barang - barang yang dijual harus merupakan barang - barang yang asli, tidak rusak atau palsu (adulted goods forbiden to sell)
  8. Pendidikan terhadap anggota secara berkesinambungan (promotion of education)
Prinsip - prinsip tersebut ternyata menjadi petunjuk yang berguna bagi pembentukan koperasi konsumen yang hidup dalam keadaan serupa. Namun dalam perkembangan berikutnya, prinsip - prinsip koperasi yang dipelopori oleh koperasi Rochdale berkembang sesuai dengan situasi  dan kondisi di mana koperasi tersebut berkembang. Dewasa ini bahkan banyak norma atau nilai - nilai suatu bangsa dijadikan sebagai salah satu prinsip koperasi yang harus di laksanakan.


Demikian Pembahasannya !!!
Semoga Bermanfaat !!!

BACA JUGA :

SPONSORED